Resensi Buku: Bunga Rampai Pelatihan di Masa Pandemi Covid-19

Pandemi Corona Diesease Virus 2019 (Covid-19) telah berlalu sejak kejadian di Wuhan-China pada akhir tahun 2019. Bulan Maret 2020, Indonesia mulai menyatakan Covid-19 sebagai bencana nasional dan dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan berbagai tingkatan.

Pada awal PSBB, kegiatan-kegiatan pelatihan yang sedang berjalan kemudian diubah tiba-tiba. Dengan sangat terbatas pihak manajemen mengadakan pertemuan dan kegiatan tatap muka pelatihan hampir tidak ada sama sekali kecuali menyelesaikan secepatnya yang telah berjalan.

Maret hingga Mei 2020 hampir sebagian besar kegiatan dihentikan kecuali beberapa sektor layanan publik vital dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pada Mei 2020 kegiatan mulai diperbolehkan dengan status masa transisi menuju kebiasaan baru (New Normal).

Pembiasaan kepada metode kerja baru menyesuaikan Pandemi Covid1-19 ini banyak sekali liku cerita yang direkam para awak kediklatan baik dari dapur penyelenggaraan maupun dari panggung siaran, hingga hiruk pikuk masyarakat sasaran pelatihan mengikuti skema baru ini. Tiga puluhan cerita kediklatan selama pandemi dalam buku ini setidaknya menggambarkan apa yang diusahakan Pusdiklat SDM LHK, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam upaya melayani masyarakat di tengah Pandemi.

Sebagian besar penulis buku bunga rampai ini adalah para Widyaiswara baik KLHK. Selain itu tenaga kependidikan lain termasuk aktivis yang perhatian dan mendukung pelatihan.

Baca juga catatan ringkas buku yang ditulis oleh yunior rimbawan Sekolah Menengan Kejuruan Kehutanan (SMK Kehutanan disini:

RESENSI “Inovatif dan Produktif di Tengah Pandemi” KLHK

Tulisan-tulisan tersebut dikelompokkan dalam 3 (tiga) kelompok besar yakni bagaimana upaya Pusdiklat dalam melaksanakan diklat dengan menggunakan teknologi e-learning. Hal ini dituangkan dalam bab Metamorfose ke E-Learning.

Meski tertatih dan tidak sempurna pada akhirnya Pusdiklat SDM LHK dapat memberikan menu pelatihan sebagai bentuk pelayanan publik. Pelayanan pelatihan ini sebagian besar dilakukan secara (full e-learning), terpadu (blended learning), dan ada juga yang mengharuskan pelatihnya datang ke desa-desa tempat tinggal peserta (mobile training). Hal ini diceritakan dalam bab Dari E-learning, Blended learning, hingga Mobile Training.  Karya tenaga kediklatan baik penyelenggara maupun tenaga pengajar terekam banyak di bab ini. Pun ekspresi dan suasana belajar di lapangan tergambarkan pula. Ada juga tulisan yang berisi ekspresi dan askselerasi bahkan membuktikan bahwa selama ini hanya mimpi tapi kini benar-benar terjadi yang disajikan dalam bab Serba-Serbi. Total ada 34 artikel yang dimuat dalam buku ini. penulisnya ada 28 orang. Suatu karya bersama yang saling melengkapi berbagai rasa dan gaya.

Dr. Ir. Helmi Basalamah, MM sebagai Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM mengatakan dalam sambutannya, bahwa Pusat Diklat SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus berupaya tetap eksis dan produktif melaksanakan fungsi kediklatan bidang lingkungan hidup dan kehutanan di tengah-tengah pandemi covid-19.  Lahirnya berbagai inovasi dan kreatifitas terkait kediklatan, mulai pengembangan Learning Management System (LMS) seiring dengan berubahnya melodi pembelajaran dari sistem klasikal ke sistem pembelajaran jarak jauh  (e-learning) dan blended learning.  Metode pembelajaran jarak jauh (e-learning) saat ini menjadi primadona, dan solusi penyelenggaraan diklat di tengah-tengah pandemi covid-19.

Data Buku:

Judul: Bunga Rampai Pelatihan di Masa Pandemi Covid-19.

Penerbit : Widya Aksara Press, beralamat di Komplek Pusat Diklat SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jalan Mayjen Ishak Juarsa Gunung Batu Kotak Pos 141-Bogor.

Editor: Gamin, Agus Wiyanto, Sri Harteti

Penulis: Adi Susmianto, Agus Wiyanto, Amin Fauzi, Amir Wardhana, Anna Witasari, Ari Kusbiantoro, Diah Zuhriana, Dimyati, Elok Budiningsih,  Elza Havid, Esi Fajriani, Gamin, Galuh Astika, Hanna Nafiarta Nur Azizah, Henri Manik, Joko Susilo, MH Tri Pangesti, Novianto B Wawandono, Nurtjahjawilasa, Puji Iswari, Purnama Sopian, Raffles B Panjaitan, Sri Harteti, Swary Utami Dewi, Tjatur Amperawati, Waldemar Hasiholan, Yusdhi Irawan

Proof Reader: M.H. Tri Pengesti

Ukuran : viii, 304 hlm, Uk: 18,2 x25,7 cm (B5)

 228 total views,  3 views today

2 Replies to “Resensi Buku: Bunga Rampai Pelatihan di Masa Pandemi Covid-19”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *